Peternak BAZNAS di Maros Terapkan Manajemen Pakan Ternak dengan Pemanfaatan Tumbuhan Kacang

Home / Berita / Peternak BAZNAS di Maros Terapkan Manajemen Pakan Ternak dengan Pemanfaatan Tumbuhan Kacang

Balai Ternak BAZNAS yang terletak di Desa Toddolimae, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan merupakan titik pemberdayaan peternak mustahik dengan komoditas ternak utama yaitu sapi. Salah satu tahapan pemelihatan ternak sapi adalah pemenuhan pakan yang baik. Dalam menunjang kebutuhan pakan pada program pembiakan dan pengemukan sapi, peternak mustahik lakukan pemanfaatan tanaman kacang mulai dari batang dan daun yang tidak terpakai untuk diberikan sebagai pakan ternak.

Pada Selasa (18/8/2020) peternak mustahik di Balai Ternak BAZNAS Maros lakukan panen kacang tanah milik salah satu peternak secara gotong royong. Biasanya batang dan daun dari tumbuhan kacang akan terbuang begitu saja karena hanya dipanen kacangnya. Namun sejak adanya program Balai Ternak BAZNAS Maros kini dapat dimanfaatkan sebagai pakan ternak. Pemanfaatan tanaman kacang tanah untuk pakan ternak yakni memacu pertambahan bobot hidup ternak karena kandungan nutrisi cukup tinggi. Selain itu mampu menjadi sumber stok pakan saat musim peceklik.

Zaenal selaku pendamping Program Balai Ternak BAZNAS menyampaikan bahwa manajemen pakan yang diterapkan pada peternakan di Maros sejauh ini mengunakan pakan hijauan yang ditanam seperti rumput gajah di sekitar kandang dan memanfaatkan limbah hasil pertanian yang tidak terpakai. Sehingga pengeluaran untuk pakan tidak terlalu besar.

Hingga Agustus 2020, Balai Ternak BAZNAS Maros telah memiliki populasi sapi sebanyak 15 ekor yang terus dikembangkan oleh peternak mustahik dengan skema peternakan semi intensif melalui kandang serta lapangan penggembalaan. Diharapkan kedepannya standar peternakan di Balai Ternak BAZNAS Maros bisa menjadi contoh peternakan di Indonesia bagian timur.

#SemestaKebajikanZakat
#LekasPulihIndonesia

Leave a Comment