BAZNAS Tingkatkan Kapasitas Peternak Mustahik Lewat Class Online

Home / Berita / BAZNAS Tingkatkan Kapasitas Peternak Mustahik Lewat Class Online

Kasus pandemi COVID-19 di Indonesia hingga Jumat, (27/3/2020) menurut situs resmi covid19.go.id  telah menembus angka 1046 kasus positif.  Anjuran bekerja dari rumah menjadi pilihan terbaik saat ini yang bisa dilakukan masyarakat  untuk memutus rantai penyebaran COVID-19. Kebijakan ini membuat proses pembelajaran dan pendampingan tatap muka kepada peternak mustahik menjadi berkurang.

Namun demikian, BAZNAS melalui Lembaga Pemberdayaan Peternak Mustahik (LPPM) tetap berupaya untuk meningkatkan kapasitas peternak Mustahik dan pelaku usaha peternakan lainnya untuk  bisa bertahan berproduksi.

Dengan memanfaatkan teknologi informasi, BAZNAS mengadakan LPPM Class Online melalui platform google meet pada Jumat, (27/3/2020). Dihadiri oleh 29 peserta, kegiatan ini membahas manajemen pakan ruminansia dengan tema “Ransum Berbasis Pakan Hijauan, Why Not ?”. Materi disampaikan oleh Supervisor Program LPPM BAZNAS, Muhamad Sirajatun Kurniawan dan didampingi oleh Manajer Operasional dan Keuangan, Eka Nofiansyah selaku moderator.

Dalam pemaparan materi, Sirajatun menjelaskan ransum berbasis hijauan unggul merupakan suatu alternatif untuk menekan biaya pakan. Dalam usaha peternakan, biaya pakan merupakan komponen terbesar (60-70%). Sisi lain, Indonesia mempunyai kurang lebih 150 jenis hijauan yang masih belum dieksplorasi oleh peternak.

“Sebagai pelaku usaha peternakan, peternak harus jeli dalam memanfaatkan sumber pakan hijaun untuk dibuat ransum. Sehingga peternak tidak bergantung pada pakan buatan pabrik yang harganya cukup tinggi,” ujar Sirajatun.

salah satu peserta ,Rahyan Pratama menanyakan terkait formula ransum yang bisa diterapkan kepada kambing perah. Sirajatun menjawab untuk formula ransum kambing perah bisa diterapkan indigofera dengan komposisi 60% rumput gajah, 30% indigofera, dan 10% pakan konsentrat pabrik. Di akhir sesi Sirajatun juga mengatakan bahwa dengan memperhatikan jumlah komposisi yang pas sesuai jenis ternak yang dikembangkan, peternak dapat menghasilkan kualitas pakan yang baik namun dengan biaya yang murah.

Sementara itu, Kepala LPPM, Ajat Sudarjat dalam sambutannya berharap kegiatan LPPM Class Online bisa jadi ajang berdiskusi bagi pelaku usaha peternakan dalam meningkatkan kapasitas diri.

“Di tengah kondisi kita dirumah, kita harus tetap produktif dan berbagi ilmu. LPPM Class Online ini akan rutin kita laksanakan kedepannya,” ujar Ajat.

Berlangsung selama  2 jam, peserta LPPM Class Online sangat antusias mengikuti kegiatan ini. Aris sebagai salah satu peserta sangat menyambut baik kegiatan ini dan berharap minggu selanjutnya dapat diadakan lagi dengan materi tentang reproduksi. LPPM BAZNAS berkomitmen kedepannya akan terus melaksanakan kegiatan seperti ini sehingga lebih banyak lagi pelaku usaha yang dapat meningkatkan kapasitas sebagai peternak.

#SemestaKebajikanZakat

#LembagaPemberdayaanPeternakMustahik

#PendayagunaanBAZNAS

#BAZNAS

www.baznas.go.id

www.lppm.baznas.go.id

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS RI)

Leave a Comment