Balai Ternak Lombok Tengah

Home / Program / Balai Ternak Lombok Tengah

Pasca bencana gempa bumi berkekuatan 6,4 skala richter yang terjadi pada tanggal 29 Juli 2018 di pulau Lombok, aktivitas ekonomi masyarakat mengalami stagnasi dan memberikan dampak yang signifikan bagi kehidupan masyarakat. Penurunan aktivitas ekonomi paling besar diakibatkan oleh rusak dan hilangnya sarana dan prasarana yang mendukung perekonomian warga, seperti sekolah, tempat ibadah, kantor pemerintahan, pasar dan warung tempat berjualan, tentunya disamping kerusakan prasarana perumahan tempat tinggal.

Disamping kerusakan sarana dan prasarana yang menunjang perekonomian, masih banyak potensi lain yang bisa diaktifkan kembali atau digali untuk menggerakan perekonomian masyarakat. Potensi yang paling memungkinkan adalah sumberdaya alam dan budaya masyarakat dalam kehidupan sehari-hari. Potensi sumberdaya alam yang paling besar adalah pertanian, perkebunan, peternakan, perikanan, kelautan, dan usaha kecil mikro dan menengah. Potensi ekonomi dari beberapa sektor tersebut tetap berdiri meskipun terjadi gempa. Untuk itulah dilakukan kajian potensi dan verifikasi untuk mengembangkan beberapa sektor ekonomi tersebut agar bisa disusun rencana tindak lanjut untuk menggerakkan aktivitas perekonomian masyarakat. Dalam hal ini Program BAZNAS Pusat bersinergi dengan BAZNAS Provinsi Nusa Tenggara Barat diharapkan menurunkan program pemberdayaannya di desa-desa yang terdampak gempa.

BAZNAS saat itu mengambil 2 (dua) peran, yaitu sebagai relawan siap tanggap bencana dan pemulihan perekonomian masyarakat terutama petani peternak. Salah satu program recovery gempa Lombok, dimana saat ini BAZNAS menjalankan  salah satu Program Balai Ternak BAZNAS. Bantuan yang diberikan berupa sapi, total bantuan ternak yang diberikan adalah 16 ekor yang terdiri dari 10 ekor sapi betina, 5 ekor bakalan jantan dan 1 ekor pejantan. Tujuannya adalah untuk membantu membangkitkan kembali perekonomian pasca gempa.

Balai Ternak BAZNAS ini berada di Kabupaten Lombok Barat atau lebih tepatnya  di Desa Langko Kecamatan Lingsar Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat.  Program Balai Ternak BAZNAS Wilayah Lombok Barat dibentuk pada tanggal 5 Januari 2019 dengan penerima manfaat program sebanyak 10 KK.

Leave a Comment