Balai Ternak Cimande

Home / Program / Balai Ternak Cimande

BAZNAS tahun 2014 melakukan pengembangan program peternakan dengan membangun suatu kawasan pertanian dan peternakan terpadu dengan nama “Sentra Ternak Domba Cimande”. Kawasan ini terletak di Desa Lemah Duhur Jaya Kecamatan Caringin Kabupaten Bogor.

Adapun tujuannya adalah untuk menjadi pusat pembelajaran dan rujukan bagi petani dan peternak seluruh Indonesia. Namun dalam perjalanannya kawasan ini sempat vakum, sehingga pada akhir tahun 2018 BAZNAS mulai melakukan aktivitas kembali dengan merubah nama program. Dimana awalnya bernama “Sentra Ternak Domba Cimande” menjadi “Balai Ternak BAZNAS” Kabupaten Bogor.

Desa Cimande Hilir merupakan salah satu desa di Kecamatan Caringin, yang terletak di bagian selatan Bogor. Daerah ini sebagian besar warganya bermata pencaharian sebagai petani dan peternak. Bertani dan beternak merupakan hal yang tidak asing lagi bagi masyarakat di sini. Walaupun demikian, petani atau peternak di Cimande Hilir ini masih berpikir bahwa beternak dilakukan hanya sebagai simpanan, yang sewaktu-waktu ternak tersebut dapat dijual, belum berpikir bahwa ternak sebagai usaha yang menjanjikan.

Hal tersebut menyebabkan perlu adanya pendampingan teknis yang baik agar beternak tersebut menjadi peluang usaha yang optimal guna meningkatkan pendapatan peternak yang lebih baik. Maka sangat cocok jika LPPM mengadakan program Balai Ternak BAZNAS di daerah ini dengan melihat potensi yang cukup besar. Selain wilayahnya yang cocok untuk beternak, di Cimande Hilir juga sudah ada kandang BAZNAS yang berdiri diatas lahan milik BAZNAS sendiri,  dengan beberapa asset kelompok yang ada saat ini seperti mess, kolam ikan dan lain-lain.

Program Balai Ternak BAZNAS Wilayah Bogor berdiri pada 1 November 2018 dengan SK Pembentukan Kelompok Nomor : 141/11/KEP/PKK-Ds.CH/XI/2018, dengan jumlah penerima manfaat  yang ikut bergabung dalam kelompok ini awalnya sebanyak 20 orang. Dalam perjalanannya, dalam kelompok ini ada beberapa orang yang mengundurkan diri dengan alasan belum siap jika domba dipelihara bukan di dekat rumahnya, dengan demikian pendamping harus mencari lagi penggantinya. Bulan Desember ada penambahan penerima manfaat sebanyak 10 orang. Sampai pada akhirnya kelompok yang terbentuk di Balai Ternak BAZNAS Wilayah Bogor sebanyak 30 KK.

Jumlah ternak awal diberikan kepada 30 anggota kelompok sebanyak 282 ekor (12 ekor pejantan, 120 ekor induk dan 150 ekor bakalan betina). Pembagian dalam pengurusan ternak tersebut yaitu setiap peternak akan mengurus 9 ekor ternak dengan rincian 4 ekor induk dan 5 ekor bakalan betina. Sedangkan untuk domba pejantan dipelihara secara bersama-sama oleh 30 orang anggota kelompok tersebut.

Profil Penerima Manfaat Balai Ternak BAZNAS Wilayah Bogor (Cimande)

Peternak penerima manfaat berasal dari sekitar lokasi kandang Balai Ternak BAZNAS, dimana jumlah penerima manfaat sebanyak 30 orang (29 orang laki-laki dan 1 orang perempuan). Beberapa profil penerima manfaat program Balai Ternak BAZNAS Wilayah Bogor antara lain yaitu :

  1. Pekerjaan atau jenis usaha yaitu sebagai buruh, pekerja serabutan, kuli bangunan, sopir, ibu rumah tangga dan wiraswasta.
  2. Tingkat pendidikan SD 24 orang (80%), SMP 2 orang (6,7%) dan SMA 4 orang (13,3%).
  3. Usia rata-rata 44,6 tahun, dimana usia paling muda 18 tahun dan usia tertua 77 tahun.
  4. Pendapatan rata-rata Rp 1.696.000, dimana pendapatan terendah Rp 900.000 dan pendapatan paling tinggi Rp 2.460.000.

Leave a Comment